Peringatan Maulid Nabi dengan Semangat Al-Fatih 1453

Meskipun di tengah kesibukan menjalani aktifitas sehari-hari, ketertarikan masyarakat akan peringatan dari peristiwa Maulid Nabi Muhammad Saw tidak pernah surut. Maulid Nabi merupakan peristiwa penting dalam sejarah Islam. Dimana pada peristiwa ini Nabi Muhammad Saw sebagai nabi utusan terakhir dilahirkan kedunia dan diutus oleh  Allah SWT  untuk menyampaikan wahyu-Nya.

Dengan kesadaran bahwa perlunya memperingati peristiwa Maulid Nabi di tengah-tengah kemajuan zaman yang modern pada saat ini khususnya di lingkungan masyarakat Indonesia yang berada di Istanbul, maka di adakanlah acara yang bertemakan Memperingati Maulid Nabi dengan Semangat Al-Fatih 1453. Acara ini diadakan pada 23 Januari 2013 bertempat di Mozaik Organization Hall Conference. Acara berlangsung pada pukul  18.30 s/d 21.15 waktu Turki. Namun dikarenakan adanya sedikit kendala teknis akhirnya seluruh jadwal diundur 30 menit. Terhitung sekitar 65 orang yang hadir pada acara ini.

Acara dimulai dengan sambutan dari Ketua panitia yakni Abieb Aditya dan dilanjutkan oleh sambutan dari ketua PPI Istanbul, Firdaus Guritno. Inti acara ini adalah penyampaian materi yang bertemakan Memperingati Maulid Nabi dengan Semangat Al-Fatih1453 . Materi pada acara ini disampaikan secara langsung oleh Ustad Felix Siauw. Beliau adalah seorang ustadz yang juga penulis dari buku yang berjudul  “Al-Fatih1453”.

Pemaparan materi yang disampaikan oleh Ustad Felix Siauw sebagian besar membahas mengenai perjuangan Muhammad Al-Fatih dalam menaklukan konstantinopel.  Pada masa Nabi Muhammad, Rasul pernah ditertawai oleh kaum yahudi atas ucapannya yang mengatakan bahwa suatu saat konstantinopel akan ditaklukan oleh pejuang islam. Setelahkurang lebih penantian 825 tahun setelah ucapan Nabi Muhammad SAW, Muhammad Al-Fatih beserta prajuritnya berani menyerang dan menaklukan Konstantinopel seraya berkata  “Rasul kami tidak mungkin bohong”.  “Kunci dari semangat juang Al-Fatih ini adalah They believe in something that cannot be seen by eyes kita terlalu banyak terbodohi oleh dan akal sehingga kita melupakan bahwa islam bukan agama yang tegak atas akal dan tidak tegak atas mata, padahal Islam adalah agama yang tegak atas Allah dan Rasul. Kita tidak perlu percaya omongan manusia, kita hanya perlu percaya Firman Allah dan Sabda Rasul ” ujar Ust.Felix. Penyampaian materi di tutup dengan sesi tanya jawab antara ust.Felix dan peserta. Uniknya peserta yang melontarkan pertanyaan mendapatkan hadiah berupa kecap atau sambal.

Setelah itu di lanjutkan dengan penyerahan hadiah berupa plakat kepada Ustad Felix Siauw sebagai kenang-kenangan. Seusai Ust.Felix pamit, acara dilanjutkan dengan sesi pertanyaan dari moderator . Terhitung  6 orang peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dan mendapatkan buku karya Ustad Felix Siauw atau mendapat note yang telah di tanda tangani oleh Ust. Felix sendiri.

Acara kali ini terbilang sukses dikarenakan jumlah peserta yang dating pada acara ini melebihi dari apa yang diperkirakan oleh panitia sebelumnya. Diharapkan melalui acara ini para peserta dapat menambah wawasan dan dapat mengamalkanya pada kehidupan sehari-hari.

Oleh: Aisyah Minzikrina

Mineral Processing, Istanbul Technic University

Tanggal Menulis: Kamis, 24 Januari 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s