Latihan Dasar Kepemimpinan PPI Istanbul 2012

Oleh: Inayati Dzil Izzati
International Relations, Fatih University

Tanggal menulis: Senin, 16 April 2012

***

Istanbul – Dalam era globalisasi saat ini siswa dan siswi Indonesia memerlukan  kepribadian  yang tidak hanya cerdas, tetapi juga  harus memiliki kemampuan untuk memimpin di dalam diri setiap individunya. Karena pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial yang harus hidup berdampingan dan saling bergantung. Menumbuhkan jiwa kepemimpinan itu sendiri harus dimulai dari dini dan dari kelompok yang kecil, oleh karena itu PPI ISTANBUL merasa perlu untuk mengadakan Latihan Dasar Kepemimpinan ( LDK ), demikian disampaikan oleh salah seorang koordinator Bagian Pendidikan dan Pengembangan SDM PPI Istanbul, Sulih Nur Rohmah.

Kami mengharapkan dengan pelatihan kepemimpinan ini kita dapat memiliki jiwa kepemimpinan sejati yang berdedikasi tinggi kepada amanah yang diemban. Karena kita semua tahu, tanggung jawab besar ada di pundak kita para pemuda.

Training LDK diadakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 17-18 Maret 2012 di gedung Fakultas Ilahiyat, Universitas Marmara dan di gedung pertemuan Vakıf Bank, Eminönü. Acara dijadwalkan akan berlangsung dari pukul 10.00 sampai pukul 17.00. Namun tepat pada pukul 10.00 hanya segelintir peserta yang telah hadir. Meskipun demikian peserta secara bertahap terus hadir. Terhitung hingga akhir acara, peserta yang mengikuti training LDK ini berjumlah 27 orang pada hari pertama dan bertambah menjadi 34 orang pada hari kedua.

Menanggapi hal ini, ketua panitia LDK, Muhammad Irwanto mengatakan, bahwasanya banyak para mahasiswa yang belum menyadari bahwa pintar dalam bersosialisasi dengan masyarakat luas tidak kalah pentingnya dengan pintar dalam bersosialisasi dengan buku, sehingga bagi kami bukan jumlah peserta yang menentukan kesuksesan acara ini, akan tetapi antusiasme kawan-kawan dalam mengikuti pelatihan ini.

Materi training kali ini benar-benar dipersiapkan khusus untuk para calon pemimpin oleh koordinator acara, yang diketuai oleh Muhammad Haekal dan beranggotakan mahasiswa program S2 (Master) dan program S3 (Doktor) di Istanbul. Pada hari pertama, materi yang diberikan fokus untuk membentuk  kepribadian seorang pemimpin, antara lain motivasi, kepemimpinan, networking, sistem lobi, entrepreneurship, dan teknik persidangan. Kemudian pada hari kedua, materi lebih terarah kepada manajemen skill yang dibutuhkan seorang pemimpin, meliputi pengenalan tentang tulis menulis, kesekretariatan, administrasi organisasi, pidato, dan manajemen konflik.

Dijelaskan oleh salah satu pengisi materi, Muhammad Syauqillah, bahwa kompetensi para tutor yang mengisi acara LDK ini sudah teruji secara teori dan praktik. “Saya mengenal para tutor yang memberikan materi, kak Andika misalnya, beliau sangat rapi dalam urusan tata usaha dan kesekretariatan”, ungkapnya. Dan beliau juga menambahkan, latar belakang para tutor yang mayoritas masih berstatus pelajar menjadi contoh yang konkret, agar lebih mudah bagi para peserta untuk meniru mereka.

Selain itu, Bapak Ichsan Malik juga turut didatangkan sebagai tamu spesial dalam training LDK kali ini. Beliau tidak hanya dikenal sebagai dosen psikologi di Universitas Indonesia, akan tetapi kiprah dan dedikasi beliau dalam penanganan konflik juga membuat beliau dikenal sebagai seorang juru damai, di kancah nasional maupun internasional. Saat ditanyakan mengenai perihal kedatangannya, beliau menerangkan Latihan Dasar Kepemimpinan adalah kebutuhan yang sangat mendesak bagi generasi muda Indonesia. Disamping itu, pemahaman mengenai paham kebangsaan dan juga kemandirian bangsa. Tiga hal ini sangat mendesak untuk terus dikembangkan. Oleh karena itu, beliau turut senang dan bangga untuk hadir mengisi acara ini.

Gedung acara serentak dipenuhi tepuk tangan meriah dari para peserta ketika beliau mengakhiri materi yang dibawakannya dalam manajemen konflik. Akhir kata beliau berpesan bahwasannya kita harus siap untuk bertenggang rasa, menghargai perbedaan dan mewujudkan suasana berorganisasi yang kondusif demi mewujudkan Indonesia yang bersatu dan maju kelak ketika kita telah kembali ke tanah air.

Meskipun LDK 2012 ini adalah LDK perdana yang diselanggarakan oleh PPI Istanbul, nyatanya training LDK ini mendapatkan tanggapan positif dari para peserta. Seperti yang dikatakan salah satu peserta LDK, Sarah,  “Secara keseluruhan acara ini sudah bagus, namun saya masih belum cukup berani untuk mengutarakan pendapat saya. Jadi latihan untuk membangun rasa percaya diri bisa menjadi materi  LDK di kesempatan berikutnya.” Tanggapan positif juga turut datang dari peserta lain, Richard, “LDK sangat membantu, apalagi bagi saya yang masih belum berpengalaman, saya menjadi lebih paham dengan situasi  di dalam organisasi, menyelesaikan masalah, dan belajar berbicara.” Ketika ditanya kesiapannya untuk menjadi seorang pemimpin setelah LDK ini, tanpa ragu dia menjawab, “Pemimpin tidak muncul hanya karena lolos satu seminar.” (Inayati)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s